Sabtu, 11 April 2026

Awak Artemis II Berhasil Kembali dari Bulan dan Mendarat di Samudra Pasifik

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kapsul Artemis II Orion mendarat di Samudra Pasifik, pada Jumat (10/4/2026). Foto: NASA

Misi Artemis II resmi berakhir setelah empat astronaut di dalam kapsul Orion mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, pada Jumat (11/4/2026) sore waktu setempat. Misi ini menjadi perjalanan ke Bulan pertama yang berhasil dalam 50 tahun terakhir.

Melansir laporan The Guardian, pesawat ruang angkasa tersebut mendarat pada pukul 17.07 (07.07 WIB), sehingga perjalanan mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi secara resmi memakan waktu 9 hari, 1 jam, dan 32 menit. NASA mengatakan bahwa pesawat ruang angkasa Orion telah menempuh jarak 694.481 mil (1.117.659 km).

Meskipun baru melewati hari kesembilan, misi ini akan dicatat secara resmi sebagai misi 10 hari karena hari peluncuran dianggap sebagai “hari penerbangan pertama”.

Melalui misi ini, keempat astronaut yang terdiri dari Komandan Reid Wisema, Victor Glover Pilot, Christina Koch spesialis misi dari NASA, serta Jeremy Hansen spesialis misi dari Badan Antariksa Kanada menjadi manusia pertama yang melakukan perjalanan ke Bulan dan kembali ke Bumi dengan selamat setelah awak Apollo 13 pada Desember 1970.

Mereka bergabung dengan kelompok eksklusif yang terdiri dari 24 orang lainnya yang pernah melakukan perjalanan ke Bulan dan kembali ke Bumi dengan selamat.

Saat kapsul Orion turun hingga berada di bawah 17.000 mil dari permukaan planet, Wiseman menggambarkan Bumi saat mulai terlihat. “Ada warna biru yang indah. Sangat menakjubkan,” katanya.

Setelah mendarat di Samudra Pasifik, John P Murtha kru penyelamat dari USS bersiap untuk mengevakuasi awak Artemis. Ia mendekatkan perahunya ke sebuah “teras” tiup yang terpasang pada palka Orion. Para awak kemudian diperiksa oleh personel Angkatan Laut dan dipindahkan ke kapal Angkatan Laut menggunakan helikopter.

NASA telah membuktikan bahwa mereka sekali lagi mampu mengirim manusia dengan aman ke dan dari ruang cislunar, ruang hampa antara Bumi dan benda langit terdekatnya.

Mereka kemudian akan memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk lebih mendorong program Artemis menuju pendaratan berawak di Bulan yang dijadwalkan pada tahun 2028, 56 tahun setelah pendaratan terakhir.(ily/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Sabtu, 11 April 2026
32o
Kurs