“Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya,” jelasnya.
Bahlil menegaskan, gangguan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memperbaiki pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Menurut dia, perbaikan perlu dilakukan secara lebih intensif di sejumlah daerah.
Persoalan tersebut, lanjutnya, berkaitan dengan pelaksanaan teknis yang dikelola PT PLN (Persero). Karena itu, penyebab pasti pemadaman perlu ditelusuri lebih lanjut melalui evaluasi teknis perusahaan.
Mengenai kemungkinan pemberian kompensasi kepada masyarakat terdampak, Bahlil mengatakan akan membicarakannya terlebih dahulu dengan pihak PLN.
“Saya nanti akan bicarakan terlebih dahulu dengan teman-teman dari PLN. Karena PLN yang paling tahu secara teknis implementasi di lapangan,” katanya. (ant/ham/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

