Senin, 2 Maret 2026

Berburu Takjil di Kota Baru Driyorejo, Risol Warna-Warni Jadi Primadona

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Sulistiowati saat menata lapak risol dan mochi miliknya di Kota Baru Driyorejo, Gresik, Selasa (2/3/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Gerimis sisa hujan masih membasahi ruas jalan Kota Baru Driyorejo, Gresik pada Senin (2/3/2026) sore. Cuaca yang kurang bersahabat tak menyurutkan langkah warga untuk berburu takjil jelang berbuka puasa Ramadan.

Salah satu lapak takjil bertenda merah milik Sulistiowati tampak tetap melayani pembeli selama Ramadan, ia berjualan aneka risol dan mochi mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.

Beragam varian ditawarkan, mulai dari risol sosis mentai, risol cokelat, risol smokebeef, risol tiramisu, risol bolognese, risol ayam pedas, hingga risol matcha. Warna-warni topping yang tersaji menambah daya tarik tersendiri bagi pembeli yang mampir.

“Yang paling laris itu matcha sama smoke beef, biasanya cepat habis. Dalam sehari itu bisa sampai 200 hingga 250 risol yang dijual ” ujarnya.

Menurutnya, jumlah tersebut umumnya habis sebelum malam berakhir, terutama saat mendekati waktu berbuka puasa.

“Kalau sudah mau Magrib, pembeli makin ramai, jadi stok seringnya habis duluan apalagi yang varian macha,” tambahnya saat ditemui suarasurabaya.net.

Seorang pembeli saat memilih risol di lapak milik Sulistiowati di kawasan Kota Baru Driyorejo, Gresik, usai hujan sore, Selasa (2/3/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Menurutnya, hujan sore tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan. Pembeli tetap datang, meski terkadang harus menunggu hujan sedikit mereda sebelum menghampiri lapaknya.

Nur Salsabila selaku pembeli, mengaku sengaja membeli takjil di lapak tersebut karena lokasinya dekat dari rumahnya. Selain itu, banyaknya pilihan rasa menjadi alasan tersendiri baginya untuk kembali membeli.

“Ya karena dekat rumah sih, juga pilihan risol di sini ada beberapa macam. Biasanya saya beli yang varian risol matcha sama sosis mentai, tapi kebetulan pas saya datang risol yang mentai habis, jadi beli yang sosis mentai saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, variasi rasa yang berbeda dari risol pada umumnya membuat lapak tersebut cukup diminati warga sekitar maupun yang kebetulan melintas.

Selain risol, Sulistiowati juga menyediakan mochi sebagai alternatif takjil manis bagi pembeli yang ingin pilihan lain. Kehadiran beragam camilan dengan harga mulai dari Rp3.500 yang menjadikan lapak ini salah satu tujuan warga sekitar menjelang berbuka puasa.

Suasana sore setelah hujan aktivitas jual beli tetap berjalan meski hanya beberapa pembeli yang datang bergantian. Lapak takjil di Kota Baru Driyorejo tetap menjadi bagian dari antusias ramadan di kawasan tersebut. (zan/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 2 Maret 2026
24o
Kurs