Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Tuban dan sekitarnya, Jawa Timur, Sabtu (3/1/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 09.12 WIB.
Ardhianto Septiadhi Kepala Stasiun Geofisika Sleman memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Ardhianto melalui keterangan tertulis.
Ardhianto menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada di laut pada koordinat 5,83 Lintang Selatan dan 112,45 Bujur Timur, atau sekitar 127 kilometer arah timur laut Tuban, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” kata Ardhianto.
Getaran gempa dirasakan di Tuban dan Pulau Bawean dengan intensitas II–III MMI, atau dirasakan seperti ada truk bermuatan melintas.
Hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Selain itu, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.(iss)
NOW ON AIR SSFM 100
