Sebab jika terjadi interaksi antara ENSO dan pole mode bakal memperparah musim saat ini semakin kering.
“Yang kami khawatirkan justru indeks ENSO di Pasifik jika itu semakin memanas, menguat panasnya kemudian dipole mode indeksnya semakin panas. Yang kami khawatirkan adalah interaksi antara indeks ENSO dan dipole mode semakin menguat justru memperparah musim ini semakin kering,” jelasnya.
Meski demikian, Anung menyebut kondisi Dipole Mode atau Indian Ocean Dipole (IOD) masih berada pada kategori netral.
BMKG memprakirakan fenomena El Nino masih akan bertahan hingga kuartal I 2027. Sedangkan IOD berpeluang berada pada fase positif setidaknya hingga akhir 2026.
Menurut Anung, keberadaan monsun tetap menjadi faktor utama penentu datangnya musim hujan maupun kemarau.

NOW ON AIR SSFM 100

