Ia menjelaskan, penyaluran tersebut bertujuan memastikan beras Bulog tersedia dengan harga standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Rizal juga menyampaikan, Bulog tetap menyerap gabah petani sepanjang 2026 sesuai arahan Presiden. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kesejahteraan dan kepastian harga bagi petani.
“Untuk harga, sesuai dengan inpres yang diberikan oleh Bapak Presiden, Bulog itu menyerap gabah petani dengan kondisi any quality harganya adalah Rp6.500,” ucap Rizal.
Dalam diskusi itu, Titiek Soeharto Ketua Komisi IV DPR RI menilai cadangan beras nasional yang dikelola Bulog saat ini dapat mencegah kekhawatiran masyarakat terhadap risiko kelangkaan beras.
Menurut Titiek, cadangan beras menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pasokan sekaligus mengendalikan pergerakan harga di pasar.
NOW ON AIR SSFM 100

