Jumat, 2 Januari 2026

Bupati Aceh Tamiang Minta Bantuan Rp1 Juta per KK hingga Pasokan Pangan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Armia Fahmi Bupati Aceh Tamiang menyampaikan laporan kepada Prabowo Subianto Presiden RI dalam agenda rapat terbatas (Ratas) pasca-bencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres

Armia Fahmi Bupati Aceh Tamiang menyampaikan tiga permintaan penting kepada Prabowo Subianto Presiden dalam rapat terbatas (ratas) terkait percepatan pemulihan pascabencana di wilayahnya.

Pertama, Armia melaporkan kebutuhan hunian tetap (huntap) bagi warga yang terdampak banjir. Berdasarkan pendataan pemerintah desa, tercatat 37.888 unit rumah hilang dan 4.839 unit rumah rusak berat sehingga total kebutuhan huntap mencapai 42.727 unit.

“Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya,” kata Armia, Kamis (1/1/2026) yang dikutip Antara.

Permintaan kedua adalah dukungan bantuan pangan untuk menjaga keberlangsungan hidup warga. Dengan jumlah penduduk mencapai 313.245 jiwa, kata Armia, pemerintah daerah telah menghitung kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan.

Armia menyebut kondisi ekonomi masyarakat masih berat, khususnya menuju Ramadhan dan Idul Fitri 2026. “Pasti masyarakat kami kesulitan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri,” katanya.

Ketiga, Armia mengusulkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi 111.570 kepala keluarga (KK). Ia berharap masing-masing keluarga dapat menerima sekitar Rp1 juta pada tahun ini, sebagai upaya meringankan beban akibat dampak ekonomi pascabencana.

“Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Armia menutup laporannya dengan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, serta berharap percepatan pemulihan ini dapat membuat kehidupan masyarakat Aceh Tamiang kembali normal.

Menanggapi permintaan itu, Prabowo Presiden menyatakan akan menghitung ulang kebutuhan anggaran serta mengintegrasikannya dengan data yang ada agar seluruh bantuan tepat sasaran.

“Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran,” kata Presiden. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
27o
Kurs