Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan bahwa pasukan AS telah menghancurkan 16 kapal penyebar ranjau milik Iran di dekat wilayah Selat Hormuz pada Selasa (10/3/2026).
Pada hari yang sama, Donald Trump Presiden AS memastikan akan melenyapkan setiap kapal atau perahu yang berupaya menanam ranjau di Selat Hormuz.
“Pasukan AS melenyapkan sejumlah kapal angkatan laut Iran pada 10 Maret, termasuk 16 kapal penyebar ranjau di dekat Selat Hormuz,” tulis CENTCOM di akun X.
Ketegangan ini memuncak setelah AS dan Israel melayangkan gencatan senjata terhadap Teheran pada 28 Februari setelah serangan yang pertama pada tahun lalu.
Pada serangan preemptif tersebut, Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran meninggal dunia di hari pertama operasi militer itu.
Lalu Iran membalasnya dengan menyerang wilayah kekuasaan keduanya.
Serangan yang awalnya disebut serangan preemptif oleh AS dan Israel karena antisipasi mereka terhadap program nuklir Iran, kini mereka menyatakan pernyataan revisi bahwa yang sebenarnya diinginkan adalah terjadinya perubahaan kekuasaana di Iran. (ant/mar/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
