Sabtu, 7 Februari 2026

Diduga Terima Suap, Wakil Direktur Bank of China Dikeluarkan dari Partai

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Bank of China. Foto: Xinhua

Lin Jingzhen Wakil Direktur Bank of China (BOC) periode 2018–2025 dikeluarkan dari Partai Komunis China (PKC) setelah diduga melakukan pelanggaran berat disiplin dan tindak pidana suap.

Antara melaporkan, Komisi Pusat Pemeriksaan Disiplin (CCDI) menyatakan Lin melakukan “pelanggaran jabatan serius dan diduga melakukan tindak pidana suap” sejak setelah Kongres PKC ke-18 pada 2012 serta tidak menunjukkan penyesalan.

Ia disebut menerima hadiah secara tidak sah, menghadiri jamuan dan perjalanan yang mempengaruhi tugasnya, memperoleh fasilitas ilegal, hingga menyalahgunakan wewenang untuk jual beli jabatan dan mempermudah akses pembiayaan bagi pihak tertentu. Lin juga dituding mengumpulkan harta ilegal dalam jumlah besar dan tidak melaporkan informasi pribadi sesuai aturan.

Selain dipecat dari partai, seluruh aset hasil pelanggaran akan disita dan perkara dilanjutkan ke proses hukum. CCDI tidak merinci nilai suap yang diterima.

Lin (60) menjabat Wakil Direktur BOC sejak Maret 2018 dan mundur Januari 2025 dengan alasan usia. Penyelidikan dimulai September 2025.

BOC merupakan salah satu bank terbesar di China dengan sekitar 540 juta nasabah dan beroperasi di 64 negara serta kawasan. Cabangnya di Hong Kong dan Makau juga berwenang menerbitkan uang kertas di wilayah tersebut.

Kasus ini menjadi bagian kampanye antikorupsi Presiden Xi Jinping sejak 2012. Sebelumnya, Zhang Youxia, jenderal senior, juga dicopot atas dugaan suap pada Januari 2026. Sepanjang 2025, CCDI mencatat 69 pejabat setingkat provinsi dan sekitar 983 ribu orang dijatuhi hukuman terkait korupsi.(ant/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 7 Februari 2026
31o
Kurs