Sebelumnya, Calista pihak keluarga bayi A mengatakan bahwa bayi tersebut mengalami demam, kemudian dibawa ke Peskesmas dan berlanjut mendapat perawatan di rumah sakit di Waru, Sidoarjo.
Ia juga menyebut adanya dugaan pemberian telur mentah oleh nenek bayi dengan harapan dapat menurunkan demam, tanpa sepengetahuan ibu bayi.
“Mungkin kepercayaan dia ya, kalau dikasih telur mentah bisa turun demamnya. Padahal ya harusnya kan dikasih obat ya. Cuma namanya orang itu pasti ada hal-hal mitos yang mereka percaya dan masih dilakuin sampai sekarang,” ujarnya.
Setelah menjalani operasi di rumah sakit di Waru, bayi A dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang neonatal intensive care unit (NICU).
Ia menyebut, selama menjalani perawatan, bayi A masih memerlukan transfusi darah berulang kali karena luka bekas operasi terus mengeluarkan nanah dan darah.
NOW ON AIR SSFM 100

