Jumat, 23 Januari 2026

Eri dan Armuji Satukan Langkah di Suara Surabaya

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Kebersamaan Eri Cahyadi (kini) Wali Kota Surabaya, Eddy Prastyo (tengah) Pemimpin Redaksi Suara Surabaya Media, dan Armuji Wakil Wali Kota Surabaya di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/1/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan Armuji Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya kompak menyatukan langkahnya di Suara Surabaya.

Kekompakan itu diperlihatkan keduanya di Program Semanggi Suroboyo Spesial di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/1/2026) pagi tadi. Dipandu Restu Indah penyiar Suara Surabaya, keduanya hadir untuk menjawab pertanyaan warga Surabaya lewat udara.

Eri menekankan langkahnya selama ini selalu sejalan dengan Armuji sejak periode pertama dimulai, hingga periode kedua berakhir 2029 nanti. Ia juga percaya, Armuji bisa meneruskan pembangunan Kota Surabaya yang selama ini dipimpin berdua.

“Nanti di 2029 akan berpisah karena masa jabatan saya habis sebagai Wali Kota (Surabaya). Cak Ji (Armuji) meneruskan,” katanya, Jumat (23/1/2026).

Eri Cahyadi (kiri) Wali Kota Surabaya dan Armuji Wakil Wali Kota Surabaya saat keduanya berbincang-bincang dalam Program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya dipandu penyiar Restu Indah (tampak belakang), Jumat (23/1/2026). Foto: Chandra suarasurabaya.net

Ia menegaskan langkahnya dan Armuji akan tetap sama dalam menjalankan program Kota Surabaya. Meski kini, keduanya sering di-framing seolah tak akur satu sama lain di sosial media.

“2026 sekarang waktu politik yang menggoreng (isu) banyak. Kalau saya turun, dan Cak Ji turun (orang bilang) lihat aja Wali Kota dan Wakil Wali Kota saingan. (Padahal) saya dan Cak Ji teleponan,” jelasnya.

Padahal, lanjut Eri, setiap kali turun lapangan, keduanya saling berkoordinasi dan membagi peran. “Cak Ji turun masalah tanah, aku bantuan,” tegasnya.

Kehadirannya bersama Armuji hari ini sekaligus menyampaikan pesan tersirat untuk warga agar menjaga kerukunan dan kebersamaan demi Kota Surabaya.

“Bagaimana kita menjaga keutuhan kerukunan Kota Surabaya dan kebersamaan. Itu yang pertama. Yang kedua kita menunjukkan bahwa kerukunan itu kita mulai dari diri kita sendiri. Harapan kita Surabaya tetap utuh dan menjadi seperti dulu, diadu domba oleh siapapun, kita tidak bisa,” jelasnya lagi.

Armuji pun demikian. Dia memastikan posisinya sebagai wakil mendukung kinerja Wali Kota Surabaya dengan cara melaporkan kinerja ke masyarakat melalui konten, karena seiring perkembangan kemajuan digital.

“Saya dibilang Wakil Wali Kota konten, (padahal) apa yang saya lakukan bikin laporan ke warga,” tuturnya.

Sementara Eddy Prastyo Pemimpin Redaksi Suara Surabaya Media menilai, program Semanggi Suroboyo Spesial kali ini memang perlu menghadirkan Eri dan Armuji bersamaan. Salah satu faktornya, persoalan Kota Surabaya sebagai Kota Metropolitan semakin kompleks belakangan ini.

“Dan kita di redaksi Suara Surabaya Media melihat bahwa persoalan ini enggak bisa diselesaikan hanya dengan cara-cara yang biasa. Jadi, diperlukan keterlibatan semua pihak termasuk di dari lini Pemerintah Kota Surabaya termasuk juga para pimpinannya untuk bisa sama-sama mengawal berbagai masalah,” jelasnya.

Ia menyebut, langkah mengundang keduanya untuk menjawab pertanyaan warga melalui siaran langsung di radio, streaming, juga sosial media ini, sekaligus untuk mencairkan komunikasi keduanya yang menurut sosial media nampak kurang mulus.

“Jadi kita sedang melihat pemimpin Surabaya yang bersama bukan hanya memikirkan Surabaya, tapi juga melakukan solusi-solusi yang solutif buat kota ini,” tuturnya.

Kehadiran Suara Surabaya Media, sebagai stakeholder yang ikut menuntaskan persoalan kota bersama pemerintah dan warga.

“Semanggi Suroboyo Spesial ini adalah bisa disebut sebagai sebuah showcase bahwa kota ini sebenarnya bisa secara bersama-sama menyelesaikan permasalahan dengan hati yang besar untuk kemajuan Kota Surabaya,” tandasnya. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 23 Januari 2026
28o
Kurs