Kemudian massa aksi menyoroti l persoalan kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Supriyono berharap pemangku kebijakan terkait dapat duduk bersama membahas kemacetan yang disebutnya mencapai sekitar 20 kilometer.
Kemacetan parah tersebut turut berdampak pada biaya operasional pengemudi truk, mulai dari konsumsi solar hingga biaya hidup selama terjebak antrean.
“Akhirnya menyebabkan kawan-kawan pengemudi truk khususnya itu melakukan pembengkakan biaya, solarnya lebih banyak dan biaya hidup mereka lebih tinggi,” katanya.
Pada aksi kali ini, GSJT memperkirakan sekitar 600 armada truk dan 800 peserta ikut terlibat. Massa berasal dari 28 kabupaten/kota di Jawa Timur, serta sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Jakarta, dan Sumatra.

NOW ON AIR SSFM 100

