Ia menjelaskan, dalam QS Luqman ayat 34, pengetahuan tentang turunnya hujan termasuk perkara gaib yang hanya diketahui Allah SWT.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah mencontohkan sejumlah cara untuk memohon turunnya hujan, di antaranya dengan melaksanakan salat istisqa di lapangan, menyampaikan khutbah, serta berdoa memohon hujan dalam berbagai kesempatan.
Sementara itu, Prof. Mundakir Rektor Umsura mengatakan bahwa pelaksanaan salat istisqa dilatarbelakangi kondisi cuaca panas yang dirasakan masyarakat, khususnya di Surabaya dan sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Pihaknya berharap hujan segera turun untuk menyejukkan udara sekaligus membantu mengatasi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan dan Sumatra.
“Salat istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar dan ekspresi keimanan kami sebagai umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan. Di tengah suhu udara yang semakin panas, kita membutuhkan hujan untuk menciptakan kondisi yang lebih sejuk. Selain itu, kita juga melihat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia yang hingga kini masih menjadi persoalan,” jelasnya.
NOW ON AIR SSFM 100

