Jumat, 2 Oktober 2026

Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Targetkan Perluasan Pasar ke Berbagai Daerah

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Seremonial pembukaan Hari Batik Nasional 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Rabu (30/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) digelar di Kota Surabaya mulai Rabu (30/9/2026) sampai 4 Oktober 2026.

Faisol Riza Wakil Menteri Perindustrian RI yang membuka acara hari ini menyebut, ingin pasar batik meluas ke berbagai daerah lain.

“Kita tahu ada banyak daerah yang sebenarnya memiliki kekayaan, wastra, dan motif batik yang sudah lama enggak diaktifkan,” ujarnya usai membuka acara pembukaan di atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Rabu (30/9/2026).

Sementara pemerintah akan membatasi masuknya produk dari luar negeri yang menggunakan motif batik sebagai bentuk ikut melestarikan batik.

Namun ia prihatin dengan menurunnya 20 persen jumlah perajin batik. Menurutnya harus jadi cambuk bagi pemerintah untuk membuat target baru agar jumlah perajin bertambah.

Faisol Riza Wakil Menteri Perindustrian RI saat membuka perayaan Hari Batik Nasional, Rabu (30/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Gita Pratama Kartasasmita Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia mengatakan HBN 2026 dirancang dengan pendekatan yang lebih terbuka dan interaktif agar batik semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Tahun ini kami ingin membawa batik keluar dari ruang museum dan masuk ke ruang publik agar dapat membangun interaksi dengan masyarakat sekaligus memberikan pengetahuan seputar jenis batik yang mungkin belum banyak dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan yang memadukan fesyen, teknologi, kreativitas, dan industri, generasi muda diharapkan dapat menemukan alasan tersendiri untuk mencintai batik.

“Kami ingin mereka mencintai batik bukan karena keharusan, tetapi karena menemukan alasan sendiri untuk mencintainya. Diharapkan dengan adanya pameran ini, generasi muda dapat merasakan dan melihat sendiri pengalaman dengan batik sehingga dapat menjadi inspirasi sebagai bagian dari gaya hidup modern,” katanya.

Wirasno Ketua Panitia HBN 2026 mengatakan, penyelenggaraan perayaan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi batik daerah sekaligus mendorong keterlibatan para perajin.

Pemilihan Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan turut membawa misi untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap batik sebagai identitas bangsa.

Puncak perayaan HBN 2026 akan berlangsung melalui agenda Batik Berlayar pada 2 Oktober 2026 di kawasan Taman Prestasi dan Sungai Kalimas, Surabaya. (lta/ham/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 2 Oktober 2026
26o
Kurs