Sabtu, 26 September 2026

Hujan Abu Anak Krakatau Ingatkan Warga pada Erupsi Kelud 2014

Laporan oleh Ananda Maharani
Bagikan
Ilustrasi, warga menggunakan masker dan membersihkan abu vulkanik yang menutupi atap rumah, jalan, dan kendaraan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Ilustrasi AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September 2026 menyisakan cerita bagi sejumlah pendengar Radio Suara Surabaya. Mulai dari abu vulkanik yang membuat mata perih, aktivitas warga membersihkan rumah, hingga pengalaman menghadapi letusan Gunung Kelud yang kembali teringat.

Pengalaman tersebut dibagikan para pendengar dalam siaran Radio Suara Surabaya pada 6 dan 7 September 2026, ketika aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menjadi perhatian masyarakat.

Hartoyo, seorang karyawan yang memiliki keluarga di Pringsewu, Lampung, mengaku mengetahui kabar hujan abu vulkanik melalui TikTok. Setelah melihat informasi tersebut sekitar pukul 22.00 WIB, ia langsung menghubungi keluarganya untuk memastikan kondisi mereka.

Keesokan paginya, Hartoyo menerima kiriman video yang memperlihatkan kondisi di kampung halamannya. Menurut penuturan keluarganya, abu vulkanik yang turun cukup pekat hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Abu tersebut juga menyebabkan mata terasa perih. Hartoyo bahkan menceritakan adanya pengendara motor yang tiba-tiba berhenti karena matanya kemasukan abu.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
28o
Kurs