Prakiraan cuaca Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (9/10/2026), cerah berawan hingga berpotensi hujan sedang di sejumlah wilayah. Masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca, terutama pada pagi hingga sore hari.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda yang diterima suarasurabaya.net, cuaca di wilayah Jawa Timur pada pagi hari diprediksi cerah berawan dengan peluang hujan sedang. Kondisi serupa berpotensi berlangsung pada siang hingga sore hari.
Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan. Sementara itu, pada dini hari, kondisi cerah berawan berpotensi disertai kabut atau asap.
Suhu udara di Jawa Timur diprakirakan berkisar antara 13 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 37–100 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 5–31 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat hujan berpotensi turun pada pagi hingga sore hari.
Prakiraan Cuaca Maritim Jatim
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan prakiraan kondisi cuaca maritim Jawa Timur yang berlaku mulai Jumat (9/10/2026) pukul 07.00 WIB selama 24 jam.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diprakirakan berawan tebal dengan angin dominan dari arah timur dan kecepatan maksimum 26 knot atau sekitar 48 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,5–1,1 meter.
Sementara itu, di Selat Madura, cuaca juga diprakirakan berawan tebal. Angin dominan bertiup dari timur dengan kecepatan maksimum 24 knot atau sekitar 44 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5–1,4 meter.
Kondisi yang perlu mendapat perhatian terdapat di perairan selatan Jawa Timur. Wilayah ini diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal dengan angin dominan dari timur berkecepatan maksimum 24 knot atau sekitar 44 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,3–3,2 meter.
Nelayan dan Pengguna Transportasi Laut Perlu Waspada
Potensi gelombang hingga 3,2 meter di perairan selatan Jawa Timur perlu menjadi perhatian nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di laut.
Pengguna transportasi laut disarankan memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG sebelum berangkat dan mengikuti arahan keselamatan dari petugas setempat.
Masyarakat juga perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca di wilayah masing-masing, mengingat potensi hujan sedang dapat terjadi pada pagi hingga sore hari.(ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

