Senin, 9 Maret 2026

Indonesia Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Warga Iran melakukan aksi protes terhadap serangan militer AS dan Israel di Teheran, Iran, Rabu (4/3/2026). Foto: Xinhua

Indonesia mendesak semua pihak untuk menahan diri menyusul serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran yang dibalas dengan serangan balasan Teheran sehingga menimbulkan ketegangan di kawasan Teluk yang berkepanjangan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan lagi kepirhatinan mendalam atas meluasnya ketegangan serta dampaknya di kawasan tersebut dalam keterangan yang ditulis melalui media sosial X yang dipantau di Jakarta, Senin (9/3/2026).

“Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran,” menurut keterangan tertulis Kemlu RI menyusul laporan dari berbagai perwakilan RI di Timur Tengah.

Seruan kemudian dilanjutkan “kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania”.

Melansir dari Antara, Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah suatu negara.

Selain mendorong para pihak untuk menahan diri, Indonesia turut mendesak supaya ketegangan segera diredakan serta langkah-langkah negosiasi melalui dialog dan diplomasi kembali ditempuh.

Di samping itu, pemerintah Indonesia mengintensifkan pemantauan terhadap para WNI yang berada di negara-negara kawasan Teluk serta senantiasa menjalankan langkah kontingensi dan evakuasi apabila diperlukan.

“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI di kawasan dan telah menyiapkan langkah kontingensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara,” demikian Kemlu RI.

Sebelumnya pada Sabtu (28/2/2026), AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan brutal terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban jiwa, termasuk Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di sejumlah negara Teluk.

Dalam merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, Indonesia, juga pada Sabtu menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi perundingan antara pihak-pihak berkonflik agar kondisi keamanan yang kondusif di kawasan dapat tercipta kembali.

Sementara itu, Kemlu RI memastikan tahap pertama evakuasi 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran telah dimulai pada Jumat (6/3/2026) melalui Azerbaijan, dan akan tiba pekan ini. (ant/ily/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 9 Maret 2026
24o
Kurs