Pemerintah Iran menyatakan telah mengajukan sejumlah inisiatif yang dinilai rasional dalam perundingan dengan Amerika Serikat.
Kini, Teheran menilai keberlanjutan proses diplomasi sepenuhnya bergantung pada sikap Washington dalam merespons proposal tersebut.
Pernyataan itu disampaikan oleh media pemerintah, Iran Press TV pada Minggu (12/4/2026), mengutip sumber yang mengetahui jalannya negosiasi.
Menurut sumber tersebut, Iran telah menunjukkan pendekatan konstruktif selama pembicaraan berlangsung.
Namun, Amerika Serikat dinilai kembali melakukan kesalahan dalam membaca situasi, serupa dengan kekeliruan yang sebelumnya terjadi dalam pendekatan militer.
Meski demikian, lokasi dan waktu putaran perundingan selanjutnya antara kedua negara masih belum ditentukan.
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4/2026).
Pertemuan itu berlangsung setelah Donald Trump Presiden AS mengumumkan adanya kesepakatan gencatan sementara selama dua minggu dengan Teheran.
Namun, hasil akhir perundingan belum menunjukkan titik temu. Kepala delegasi AS, yakni J.D. Vance Wakil Presiden, menyatakan negosiasi berakhir tanpa kesepakatan. (ant/mar/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
