Minggu, 5 April 2026

Iran Peringatkan Dampak Radiasi PLTN Bushehr Bisa Hancurkan Kehidupan Kota-Kota Teluk

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran. Foto: Antara

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan dampak radioaktif dari serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr akan menghancurkan kehidupan sejumlah kota di negara-negara Teluk Persia.

Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, pada Sabtu (4/4/2026), mengatakan dampak tersebut tidak akan merusak kehidupan di Teheran, melainkan di ibu kota negara-negara Teluk.

Pada sehari sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengatakan bahwa salah satu karyawan meninggal dunia akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di lokasi PLTN Bushehr.

“Ingat kemarahan Barat tentang permusuhan yang terjadi dekat PLTN Zaporizhzhia (Zaporozhye) di Ukraina? Israel dan AS telah mengebom pembangkit Bushehr kami empat kali. Dampak radiasi akan mengakhiri kehidupan di ibu kota negara-negara GCC (Dewan Kerja Sama Teluk), bukan Teheran,” kata Araghchi di platform X, yang dikutip Antara.

Sebelumnya, AEOI melaporkan, ada tiga serangan di PLTN Bushehr pada tanggal 17, 24, dan 27 Maret.

Iran juga mencatat ada dua serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz pada tanggal 1 dan 21 Maret, serta serangan terhadap fasilitas pabrik air berat di Khondab pada 27 Maret dan terhadap pabrik produksi konsentrat uranium di Ardakan.

Iran menuding Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam serangan-serangan tersebut.

Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.(ant/ily/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Minggu, 5 April 2026
29o
Kurs