Rabu, 11 Maret 2026

Iran Siap Hentikan Armada AS di Selat Hormuz dengan Rudal

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Tentara Iran ketika berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan pada 30 April 2019. Foto: Xinhua

Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan akan menghentikan pergerakan armada Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang melintasi Selat Hormuz, termasuk dalam misi pengawalan, menggunakan rudal dan kapal selam.

Pernyataan ini disampaikan oleh Alireza Tangsiri Komandan AL IRGC melalui akun resminya di media sosial X pada Selasa (10/3/2026).

Ia juga membantah klaim AS yang menyatakan bahwa angkatan laut mereka mengawal kapal tanker minyak di jalur perairan strategis tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyampaikan melalui X bahwa Selat Hormuz akan menentukan nasib kawasan: “Selat Hormuz akan menjadi selat perdamaian dan kemakmuran bagi semua pihak, atau menjadi selat kekalahan dan penderitaan bagi para penghasut perang,” ujarnya.

Dilansir dari Antara, ketegangan ini meningkat setelah serangan gabungan Israel dan AS pada 28 Februari terhadap Teheran dan beberapa kota lain di Iran.

Serangan tersebut membuat Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran wafat, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil.

Iran merespons dengan meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di wilayah Timur Tengah.

Para analis menekankan bahwa konflik ini memiliki potensi dampak regional yang signifikan, terutama bagi pasar energi global. Selat Hormuz merupakan jalur utama ekspor minyak dunia, dan ketegangan dapat mengganggu pasokan energi serta memicu fluktuasi harga minyak. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 11 Maret 2026
33o
Kurs