Senin, 12 Januari 2026

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional Usai Gelombang Protes

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Protes di Iran dimulai pada akhir Desember 2025 sebagai respons terhadap memburuknya kondisi ekonomi. Foto: The Guardian

Pemerintah Iran pada Minggu (11/1/2026) waktu setempat, mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk para “martir” yang tewas dalam protes baru-baru ini, demikian dilaporkan stasiun televisi pemerintah.

Dilansir dari Antara, langkah tersebut diambil di tengah terus bertambahnya jumlah korban tewas akibat kerusuhan berskala nasional yang berlangsung selama dua pekan, yang Iran sebut sebagai akibat dari tindakan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Kantor berita Tasnim melaporkan, edikitnya 111 anggota pasukan keamanan Iran tewas dalam bentrokan sejak berbagai aksi unjuk rasa meletus akibat depresiasi tajam nilai tukar mata uang Iran, rial, dan reformasi subsidi yang luas.

Merespons kerusuhan tersebut, pemerintah Iran pada Minggu menyerukan aksi unjuk rasa nasional untuk mendukung Republik Islam itu pada Senin (12/1/2025).

Dalam wawancara televisi dengan stasiun televisi (TV) milik pemerintah, IRIB pada Minggu, Masoud Pezeshkian Presiden Iran menyatakan bahwa pemerintahannya siap menangani berbagai ketidakpuasan ekonomi yang memicu berbagai aksi unjuk rasa tersebut, namun memperingatkan bahwa “para perusuh” tidak akan ditoleransi.

Pezeshkian juga merinci rencana pemerintah untuk melaksanakan program reformasi subsidi besar-besaran yang bertujuan untuk menstabilkan pasar, meningkatkan produksi, dan memperkuat daya beli, serta memberikan pembaruan mengenai kemajuan terkini program tersebut. (ant/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
27o
Kurs