Sabtu, 28 Februari 2026

Israel Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Baru

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Orang-orang menyaksikan asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Foto: AP

Israel melancarkan serangan pendahuluan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan itu memicu eskalasi baru di Timur Tengah dan mempersempit peluang diplomasi atas sengketa program nuklir Teheran dengan Barat.

Langkah ini terjadi di tengah ketegangan berkepanjangan yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Kantor berita Reuters melaporkan, seorang sumber yang menyatakan bahwa Ayatollah Ali Khamenei pemimpin tertinggi Iran telah dipindahkan dari Teheran ke lokasi yang dirahasiakan demi alasan keamanan.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Israel dan Iran terlibat perang udara selama 12 hari pada Juni lalu. Washington dan Tel Aviv sebelumnya berulang kali memperingatkan akan mengambil tindakan militer jika Iran terus melanjutkan pengembangan program nuklir dan rudal balistiknya.

Israel Katz Menteri Pertahanan Israel menegaskan, operasi tersebut sebagai langkah defensif. “Negara Israel melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel,” ujarnya.

Seorang pejabat pertahanan Israel menyebut operasi itu telah dirancang selama berbulan-bulan dan dikoordinasikan dengan Amerika Serikat. Tanggal pelaksanaan, katanya, telah ditentukan beberapa pekan sebelumnya.

Ledakan dilaporkan terdengar di Teheran pada Sabtu pagi waktu setempat. Di Israel, sirene peringatan berbunyi sekitar pukul 08.15 sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan balasan rudal dari Iran.

Militer Israel kemudian mengumumkan penutupan sekolah dan tempat kerja, kecuali sektor esensial. Wilayah udara Israel juga ditutup untuk penerbangan sipil. Otoritas bandara meminta warga tidak mendatangi bandara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Eskalasi ini semakin meredupkan upaya diplomasi yang sempat kembali dibuka pada Februari lalu.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya sepakat melanjutkan negosiasi untuk mencari solusi atas sengketa yang telah berlangsung puluhan tahun. Sekaligus menghindari konfrontasi militer yang berpotensi mengguncang stabilitas kawasan.

Namun Israel menegaskan bahwa kesepakatan apa pun antara Washington dan Teheran harus mencakup pembongkaran total infrastruktur nuklir Iran, bukan sekadar pembatasan pengayaan uranium. Tel Aviv juga melobi agar program rudal balistik Iran dimasukkan dalam kerangka perundingan. (saf/faz)

Berita Terkait

Pemerintah AS Minta Warganya Meninggalkan Iran


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 28 Februari 2026
29o
Kurs