Kamis, 22 Januari 2026

Istana Jelaskan Prabowonomics yang Dimaksud Presiden RI Soal Kedaulatan dan Kemandirian

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Antara

Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menjelaskan bahwa konsep “Prabowonomics” yang akan disampaikan Prabowo Subianto Presiden dalam pidato perdananya di Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF), berkaitan dengan upaya menjaga kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional.

“Mungkin kedaulatan atau kemandirian itu juga menjadi hal penting dari makna Prabowonomics itu,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026) yang dikutip Antara.

Menurut Pras sapaan akrabnya, Prabowonomics merupakan tema besar yang memuat sejumlah penekanan, seperti pentingnya menjaga stabilitas agar perekonomian dapat berjalan dengan baik. Selain itu, kedaulatan dan kemandirian ekonomi menjadi bagian penting dari makna konsep tersebut.

Penekanan lainnya juga meliputi upaya untuk mewujudkan kemandirian di sektor strategis, seperti pangan dan energi, yang selama ini dikenal melalui agenda swasembada pangan dan swasembada energi sebagai bagian dari fondasi ketahanan ekonomi nasional.

“Termasuk misalnya berkenaan dengan kita kemandirian dalam hal pangan, dalam hal energi, yang selama ini kan istilahnya kita pergunakan adalah swasembada pangan maupun energi dan seterusnya,” kata dia.

Sementara itu, terkait kemungkinan pertemuan bilateral Prabowo Presiden dengan sejumlah pemimpin negara di sela-sela kegiatan WEF, Pras menyampaikan bahwa hal tersebut masih akan dicek lebih lanjut. “Kami belum tahu, nanti kami coba cek ya,” pungkasnya.

Prabowo Subianto Presiden RI dijadwalkan menyampaikan pidato khusus (special address) di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dengan mengusung tema besar “Prabowonomics”.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs web resmi WEF, Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada pukul 14.00 waktu setempat (CET) atau pukul 20.00 WIB.

Dalam susunan agenda hari yang sama, sesi Prabowo Presiden didahului oleh sejumlah presiden dan perdana menteri, yaitu Isaac Herzog Presiden Israel, Kyriakos Mitsotakis Perdana Menteri Yunani, serta Alexander Stubb Presiden Finlandia. Adapun Ahmad Al Sharaa Presiden Suriah akan menjadi pembicara setelah Prabowo.

Diketahui, Presiden Indonesia sudah 10 tahun absen dari ajang WEF, yang mana presiden yang hadir pertama kali adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Presiden ke-6 RI, dan berpidato pada 2011 tentang ekonomi hijau atau ramah lingkungan.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.

Forum ekonomi tersebut mempertemukan ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia dalam satu acara yang sama untuk berdialog membahas tantangan ekonomi masa kini dan proyeksi tantangan ekonomi ke depan.

World Economic Forum, selaku penyelenggara, merupakan organisasi non-pemerintah dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 22 Januari 2026
25o
Kurs