Dijelaskan bahwa gangguan tersebut terjadi karena visibility below minimal atau jarak pandang berada di bawah standar minimal yang dipersyaratkan untuk penerbangan.
“Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan,” ujarnya.
Pengelola Bandara SMB II terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan kondisi cuaca di sekitar bandara. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan operasional penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Selama kondisi jarak pandang belum kembali memenuhi standar penerbangan, penyesuaian terhadap jadwal penerbangan dapat dilakukan sesuai kondisi operasional di lapangan.
Pengguna jasa penerbangan diimbau memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing untuk memperoleh informasi terbaru mengenai keberangkatan maupun kedatangan. (ant/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

