Selasa, 24 Maret 2026

KAI Layani 2,82 Juta Penumpang selama Lebaran, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 150 Persen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Sebuah kereta dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Surabaya pada Senin (23/2/2026). Foto: Rafi Mg. suarasurabaya.net

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026. Dalam rentang 11 hingga 23 Maret 2026, total pelanggan kereta api di Pulau Jawa dan Sumatra mencapai 2.820.174 orang.

Anne Purba Vice President Corporate Communication KAI merinci bahwa dari total tersebut, sebanyak 2.378.680 pelanggan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh, sementara 441.494 lainnya merupakan pengguna KA Lokal.

“Selama periode angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra,” ujarnya pada Selasa (24/3/2026).

Anne menegaskan bahwa tren perjalanan terus meningkat dari hari ke hari, terutama pada layanan Kereta Api Jarak Jauh. Pada 22 Maret, jumlah pelanggan tercatat 242.773 orang dengan tingkat okupansi mencapai 150,7 persen. Angka tersebut kembali naik pada 23 Maret menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi 154,1 persen.

Memasuki 24 Maret 2026, pergerakan penumpang masih tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 225.193 pelanggan telah dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara 137,8 persen, dan angka ini diperkirakan masih akan bertambah.

“Memasuki 24 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih sangat tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 225.193 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara mencapai 137,8 persen, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah,” kata Anne.

Menurutnya, tingginya volume perjalanan juga dipengaruhi pola mudik masyarakat yang memilih pulang kampung setelah melaksanakan salat Idulfitri di kota perantauan. Hal ini membuat arus balik tetap padat.

Anne menjelaskan, tingkat okupansi yang melampaui 100 persen dimungkinkan karena satu kursi dapat digunakan lebih dari satu penumpang dalam satu perjalanan dengan relasi berbeda.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” jelasnya dilansir dari Antara.

Di tengah tingginya permintaan, sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat selama periode Lebaran 2026, di antaranya KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Meski demikian, KAI menyebut peluang mendapatkan tiket arus balik masih terbuka. Masyarakat disarankan memanfaatkan alternatif relasi, memilih jadwal keberangkatan berbeda, atau menggunakan skema perjalanan lanjutan (connecting train).

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” ujar Anne.

Secara keseluruhan, hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah mencapai 4.195.627 atau setara 93,3 persen dari total 4.498.696 kursi yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan bahkan telah menembus 101,2 persen atau 3.616.273 tiket dari kapasitas 3.571.760 kursi. Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 579.354 tiket atau 62,5 persen dari total 926.936 kursi. (ant/ily/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 24 Maret 2026
24o
Kurs