Brigjen Pol. Aries Syahbudin Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di Indonesia untuk mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), termasuk potensi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Aries mengatakan, instruksi itu tindak lanjut dari arahan Jenderal Pol Suyudi Ario Seto Kapolri. Ada tiga langkah yang harus dilakukan jajaran kepolisian untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan mengantisipasi gangguan lalu lintas.
Langkah pertama adalah memperkuat koordinasi dengan Pertamina di masing-masing wilayah agar pasokan BBM dapat didistribusikan dengan lancar.
Koordinasi juga perlu dilakukan dengan pengelola penyeberangan apabila pengiriman BBM harus melalui jalur laut, sehingga kendaraan pengangkut BBM dapat memperoleh prioritas sesuai ketentuan.
“Apabila distribusi harus melalui jalur penyeberangan, koordinasi juga perlu dilakukan agar kendaraan pengangkut BBM memperoleh prioritas penyeberangan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Aries dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026), dilansir Antara.
Langkah kedua, seluruh Ditlantas Polda diminta menyiapkan posko pengamanan sementara di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan kendaraan.
Posko tersebut bertujuan membantu pengaturan lalu lintas sekaligus mencegah antrean kendaraan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Selain melakukan pengamanan, Aries juga meminta personel polisi lalu lintas memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengantre BBM.
Bentuk pelayanan tersebut dapat berupa pembagian air minum, roti, atau bantuan sederhana lainnya kepada warga yang menunggu giliran pengisian.
Sementara langkah ketiga adalah menyediakan informasi mengenai ketersediaan BBM di SPBU dalam satu wilayah atau kawasan yang berdekatan.
Dengan informasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengetahui lokasi SPBU yang masih memiliki pasokan BBM sehingga antrean kendaraan tidak menumpuk di satu tempat.
Aries juga menginstruksikan seluruh jajaran Ditlantas untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyampaikan laporan secara berkala.
Hasil pemantauan tersebut akan digunakan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai kondisi distribusi BBM di masing-masing daerah.
“Melalui langkah koordinatif, responsif, dan humanis, polantas diharapkan dapat terus hadir membantu masyarakat, menjaga kelancaran lalu lintas, serta mendukung distribusi BBM agar berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Aries. (ant/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

