Rabu, 8 Juli 2026

Kapal Tanker LNG Diduga Diserang Drone di Teluk Oman, Sempat Kirim Sinyal Darurat

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kapal-kapal dagang dan tanker minyak bersiap melintasi Selat Hormuz, di Teluk Oman, Rabu (17/6/2026). Foto: Anadolu

Kapal tanker pengangkut gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG), dilaporkan mengirimkan sejumlah sinyal darurat setelah diduga menjadi sasaran serangan drone di perairan Teluk Oman, Selasa (7/7/2026) pagi waktu setempat.

Insiden tersebut terekam melalui komunikasi radio maritim VHF di kawasan yang berdekatan dengan Selat Hormuz.

Rekaman komunikasi radio yang diperoleh kantor berita Xinhua secara eksklusif dari seorang awak kapal niaga di sekitar lokasi memperdengarkan laporan darurat dari kapal tanker yang mengaku diserang.

Dalam transmisi itu, awak kapal menyebut sebuah drone menghantam sisi kiri lambung kapal.

Akibat serangan tersebut, kebakaran dilaporkan terjadi di ruang mesin dan memunculkan kepulan asap tebal.

Awak kapal mengaku belum dapat memastikan sejauh mana tingkat kerusakan karena masih berupaya menangani situasi darurat di atas kapal.

“Kami terkena serangan drone di sisi kiri lambung kapal. Terjadi kebakaran di ruang mesin dan kami membutuhkan bantuan,” demikian isi komunikasi darurat yang terekam dalam saluran radio maritim, sebagaimana dikutip Xinhua.

Melalui komunikasi radio itu pula, kapal meminta bantuan kepada stasiun radio pantai serta unsur angkatan laut yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Meski terjadi kebakaran, seluruh awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat. Mereka telah berkumpul di sisi kanan kapal sebagai bagian dari prosedur keselamatan sambil menunggu proses evakuasi maupun bantuan.

Dalam transmisi radio tersebut, kapal mengidentifikasi diri sebagai AL REKAYYAT, sebuah kapal tanker pengangkut LNG.

Seorang pelaut yang menyerahkan rekaman komunikasi kepada Xinhua mengingatkan bahwa insiden semacam ini memiliki potensi risiko yang sangat besar.

Menurutnya, muatan LNG bersifat sangat mudah terbakar sehingga serangan terhadap kapal tanker jenis tersebut dapat memicu ancaman keselamatan yang serius, baik bagi awak kapal maupun pelayaran di kawasan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan serangan tersebut maupun perkembangan kondisi kapal setelah permintaan bantuan disampaikan. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 8 Juli 2026
29o
Kurs