Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri menginstruksikan seluruh kepala kepolisian daerah (kapolda) memetakan kawasan rawan peredaran narkoba dan mengidentifikasi bandar di wilayah masing-masing untuk ditindak.
Suyudi mengatakan, pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memberantas peredaran narkoba di seluruh Indonesia. Ia menyebut sejumlah kapolda telah mulai melakukan penindakan di kawasan yang terindikasi menjadi lokasi peredaran narkoba.
“Saya telah menginstruksikan untuk seluruh kapolda untuk melakukan mapping terhadap kampung-kampung, terutama ya, kampung-kampung narkoba yang ada di wilayahnya. Begitu juga bandar-bandar narkoba,” katanya, Kamis (15/10/2026), seperti dilaporkan Antara.
“Dengan demikian, sudah mulai para kapolda melakukan penindakan di kampung-kampung yang ada di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Suyudi menyebut penindakan telah dilakukan di antaranya di Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Di Jawa Timur, Polda Jatim bersama sejumlah stakeholder kembali menggerebek sarang narkoba untuk kesekian kalinya di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, kemarin, Rabu (14/10/2026) siang.
Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, upaya pemberantasan narkoba di kawasan tersebut tidak berhenti pada penindakan hari Rabu kemarin.
Untuk ke depannya, aparat bersama stakeholder terkait berencana mendirikan pos polisi yang melibatkan masyarakat untuk mengawasi kawasan tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Polda Jatim menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan penegakan hukum yang berkelanjutan serta keterlibatan aktif masyarakat, agar upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada operasi aparat.
Penggerebekan di Jakarta
Sementara di Kampung Ambon, tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan satuan kerja Polri lainnya kembali menggelar penggerebekan.
Kompol Ardyan Yudo Setyantono Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengatakan petugas mengamankan tujuh orang dalam operasi tersebut. Enam orang di antaranya dinyatakan positif berdasarkan hasil tes urine.
“Kami mengamankan tujuh orang totalnya yang kami lakukan cek urine positif sehingga kami akan lakukan pemeriksaan,” katanya.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk beberapa klip kecil yang diduga berisi sabu dan berbagai senjata tajam. Menurut Ardyan, senjata tajam tersebut diduga disiapkan untuk menyerang, tetapi berhasil diamankan sebelum digunakan.
Penggerebekan itu merupakan kelanjutan operasi pemberantasan narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10/2026). Dalam operasi sebelumnya, petugas mengamankan 24 orang, terdiri atas 16 orang di Kampung Ambon dan delapan orang di Kampung Boncos.
Penindakan di Sumatera dan Sulawesi
Penindakan di kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba juga berlangsung di sejumlah daerah lain. Di Sumatera Utara, polisi mengamankan 36 orang dalam operasi di sembilan lokasi dan menyita sekitar 102 gram sabu.
Sementara itu, di Riau, sebanyak 68 orang diamankan dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam. Sebanyak 63 orang di antaranya dinyatakan positif berdasarkan hasil tes urine.
Operasi di Makassar, Palu, Palembang, dan Palangka Raya juga menghasilkan penangkapan 104 orang, termasuk tiga orang yang diduga sebagai bandar narkoba.
Secara terpisah, BNN pada Mei 2026 menyebut terdapat sekitar 9.720 kawasan rawan narkotika di tingkat desa dan kelurahan di Indonesia. Data tersebut menunjukkan luasnya wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba.
Ardyan mengatakan polisi kembali menggerebek Kampung Ambon karena menduga masih ada aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut.
“Dalam operasi ini tentunya masih ada orang-orang yang kami dapati masih berjualan, tapi kami masih belum mendapatkan buktinya. Makanya kami terus melakukan operasi ini untuk masyarakat juga,” ujarnya.
Penyidik masih mendalami peran orang-orang yang diamankan dan memeriksa barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut. (ant/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

