Jumat, 13 Maret 2026

Kapolri Perintahkan Jajarannya Jaga Rumah yang Ditinggal Mudik

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Kapolri setelah Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di Monumen Nasional, Gambir, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Kapolri memerintahkan jajarannya menjaga rumah-rumah yang kosong karena ditinggal mudik pemiliknya. Dia menegaskan, Operasi Ketupat 2026, tidak sekedar mengamankan lalu lintas, tapi juga memberi ketenangan bagi pemudik.

Tidak hanya menjaga rumah, Kapolri juga memerintahkan jajaran untuk memberikan fasilitas penitipan kendaraan di kantor Kepolisian.

“Lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemundik, dan sediakan layanan penitipan kendaraan motor di kantor-kantor kepolisian, dan juga kantor-kantor pemerintah lainnya, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kapolri setelah Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di Monumen Nasional, Gambir, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Kapolri menegaskan, tugas aparat kepolisian adalah menjaga ketertiban. Yang mana dalam masa libur lebaran nanti, aparat kepolisian harus berpatroli dan mencegah krimalitas, seperti pencurian rumah yang tidak berpenghuni.

“Berdasarkan meeting kerawanan terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi. Antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar dan perkelahian antar kelompok,” ujarnya.

Sebelumnya Kapolri memprediksi puncak arus mudik 2026 bakal terbagi menjadi dua periode. Gelombang pertama diperkirakan terjadi menjelang pemberlakuan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16-17 Maret 2026. Kemudian disusul puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret 2026.

Listyo memastikan Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 mulai 13 hingga 25 Maret.

“Tahun ini Operasi Ketupat akan kita laksanakan mulai 13 Maret sampai 25 Maret. Seluruh jajaran harus mempersiapkan diri dengan maksimal agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal,” ujar Sigit.

Dia menjelaskan, Operasi Ketupat 2026 mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Pendekatan yang dikedepankan adalah langkah preemptive dan preventive, serta penegakan hukum secara terukur.

Sebanyak 161.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, kementerian/lembaga, serta pemangku kepentingan lainnya akan disiagakan di berbagai titik pengamanan.(lea/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 13 Maret 2026
34o
Kurs