“Anginnya cukup besar, antara lain disampaikan kita akan melakukan modifikasi cuaca. Tapi sangat tergantung dengan hasil penilaian dari teman-teman BMKG, bagaimana caranya untuk membuat status daripada modifikasi cuaca itu sendiri,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat bencana. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi lintas instansi agar penanganan karhutla berjalan lebih terpadu sesuai kewenangan masing-masing.
Sebanyak 244 personel gabungan dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla pada hari itu. Polres Karanganyar menerjunkan personel dari fungsi Samapta dan Satuan Brimob untuk membantu pemadaman bersama unsur TNI, BPBD, dan relawan.
Terkait penyebab kebakaran, Roy mengatakan dugaan kelalaian manusia atau human error masih perlu didalami. Penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan karena pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) belum dilakukan. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

