Selasa, 27 Januari 2026

Kebakaran Pasar Kasongan Hanguskan 17 Bangunan, Dua Sekolah Terdampak

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan lokasi kebakaran permukiman dan bangunan sekolah di Kelurahan Kasongan Lama, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Senin (26/1/2026). Foto: Antara

Pasar Kasongan, Jalan Bungai, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah terbakar, Minggu (25/1/2026) malam. Api menghanguskan sedikitnya 17 bangunan yang terdiri dari kios, barak, hingga sekolah.

Dua sekolah itu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Katingan serta tiga ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Badar.

“Untuk data sementara yang kami himpun, ada sekitar 17 bangunan yang hangus terbakar. Data ini bisa saja berubah. Saat ini kami masih mengumpulkan data,” kata Bupati Katingan, Saipul, usai meninjau lokasi kebakaran, Senin (26/1/2026) dilansir Antara.

Saipul menjelaskan, berdasarkan informasi awal dari petugas pemadam kebakaran, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian belakang salah satu kios. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.

“Informasi sementara akibat korsleting listrik. Tapi kita menunggu informasi lebih lanjut dari petugas terkait penyebab pasti kebakaran tersebut,” ucapnya.

Terkait dua bangunan sekolah yang terdampak kebakaran, Saipul menyampaikan pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Pihaknya kini mencari lokasi alternatif yang memungkinkan siswa tetap mengikuti kegiatan pendidikan.

Untuk itu, pemda menggelar rapat bersama instansi terkait guna menentukan tempat pengganti yang layak dan nyaman bagi para siswa. “Karena mau bagaimana pun pendidikan itu yang utama. Jadi tidak boleh berhenti, untuk itu kami berupaya mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Selain penanganan pendidikan, pemerintah daerah bersama masyarakat juga bergerak memberikan bantuan kepada para korban kebakaran. Upaya tersebut dilakukan melalui pendirian posko pengungsian, dapur umum, serta penyediaan pakaian layak pakai.

“Saat ini kami masih melakukan pengumpulan data yang akurat terkait jumlah korban dari musibah ini sehingga bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran,” tutup Saipul. (ant/lta/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 27 Januari 2026
26o
Kurs