Pihak berwenang Swiss menyimpulkan bahwa kembang api yang disimpan dan dinyalakan di area berlangit-langit rendah berlapis busa peredam suara, menjadi pemicu utama kebakaran maut di sebuah bar di Crans-Montana, Pegunungan Alpen Swiss.
Insiden yang terjadi pada Kamis (1/1/2026) dini hari itu menewaskan 40 orang yang tengah merayakan Tahun Baru. Meski demikian, pemilik bar menegaskan seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan.
Tim penyelidik menelusuri penyebab kebakaran dengan menelaah rekaman ponsel milik pengunjung serta keterangan para korban selamat. Fokus penyelidikan mengarah pada penggunaan kembang api di dalam ruangan setelah sejumlah video menunjukkan sumber api berasal dari area dekat langit-langit.
BACA JUGA: 40 Orang Tewas dan Ratusan Luka dalam Kebakaran Bar di Swiss saat Malam Pergantian Tahun
Rekaman yang sebagian beredar luas di internet memperlihatkan kembang api yang ditancapkan pada botol sampanye di bar Le Constellation. Botol-botol tersebut ditempatkan sangat dekat dengan langit-langit rendah ruang bawah tanah yang dilapisi busa peredam suara.
Dalam video terlihat busa tersebut mulai terbakar, sementara para pengunjung—kebanyakan remaja akhir hingga dewasa muda—masih menari tanpa menyadari bahaya yang mengancam.
“Semuanya menunjukkan bahwa api bermula dari kembang api atau lilin Bengal yang dikibaskan tinggi di dekat langit-langit,” ujar Beatrice Pilloud Kepala Jaksa Wilayah Wallis dilansir dari AFP, Sabtu (3/1/2025).
Kepanikan baru pecah ketika api cepat menyebar. Sejumlah rekaman lain memperlihatkan pengunjung berdesakan dan berteriak saat berusaha menyelamatkan diri. Saksi mata menggambarkan situasi kacau, dengan beberapa orang mencoba memecahkan jendela untuk keluar, sementara lainnya berhamburan ke jalan dalam kondisi luka serius.
Dari total korban selamat, sebanyak 119 orang dilaporkan membutuhkan perawatan intensif. Kondisi tersebut membuat sejumlah rumah sakit di Swiss kewalahan, sehingga puluhan korban harus dirujuk ke negara-negara Eropa tetangga untuk mendapatkan penanganan luka bakar lanjutan.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian peristiwa dan potensi pelanggaran keselamatan yang terjadi. (ant/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
