Senin, 19 Januari 2026

Kemenkes Kerahkan 5.900 Relawan untuk Layanan Kesehatan Pascabencana Sumatera

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan. Foto: Antara

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan 5.900 relawan melalui Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk memastikan layanan kesehatan pascabencana di Sumatera berjalan lancar.

Relawan ditempatkan di sekitar 1.000 lokasi pengungsian yang menampung 300 ribu orang, serta di wilayah yang akses jalannya terputus akibat bencana.

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan (Menkes) dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Senin (19/1/2026) mengatakan, para relawan tersebut ditempatkan di sekitar seribu pengungsian yang menampung 300 ribu orang, serta ke berbagai tempat yang akses jalannya terputus karena bencana.

“Bukan hanya menggerakkan tim Kemenkes saja, tapi di luar Kemenkes, karena modal sosial bangsa Indonesia besar, kita gerakin, mereka juga akhirnya bantu,” kata Budi dilansir dari Antara.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.237 orang adalah relawan yang dikirimkan oleh Kemenkes. Pihaknya juga mengkoordinasikan para relawan yang berasal dari berbagai institusi, organisasi, dan perguruan tinggi, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dompet Dhuafa, Muhammadiyah, Médecins Sans Frontières (MSF)

Para relawan datang dari beragam spesialisasi, seperti dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, farmasi, perawat, kesehatan lingkungan, ahli gizi, vaksinator, dan berbagai jenis tenaga kesehatan lainnya.

“Selanjutnya, yang Kemenkes juga lakukan inovasi, kita kirim dokter psikiater klinis. Psikolog klinis,” kata Budi.

Iamenyebut perlunya psikolog klinis, karena banyak anak-anak yang kehilangan orang tuanya sehingga punya masalah mental, sehingga butuh orang yang dapat menghibur agar dapat ceria kembali.

Dalam kesempatan itu, Budi juga menyebutkan bahwa pihaknya mengadakan program imunisasi khusus campak di pengungsian, sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kejadian luar biasa.

Sejumlah daerah dengan suspek campak, yakni Aceh Tamiang, Langsa, Pidie Jaya, Bireuen, Pidie, dan Aceh Utara. Terdapat sekitar 9.514 anak usia 9-59 bulan yang ditargetkan menerima imunisasi tersebut. (ant/lea/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 19 Januari 2026
28o
Kurs