Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi informasi beredar soal susu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijual di minimarket dan ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Kepala BGN saat ditemui media setelah rapat koordinasi bersama Zulkifli Hasan Menteri Koordinator Bidang Pangan, di Jakarta, Kamis (2/4/2026), menegaskan pihaknya tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen manapun terkait jual beli produk susu MBG.
“BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen manapun. Jadi, kalau ada produsen yang untuk pemasarannya, kemudian membuat tulisan susu sekolah, saya kira itu upaya dari yang bersangkutan,” katanya seperti dikutip Antara.
Dadan mengemukakan, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan membeli susu MBG untuk para penerima manfaat di minimarket atau UMKM sekitar guna memberdayakan peternak lokal.
“Seluruh SPPG membeli di supermarket atau UMKM, tidak ada, misalnya, kita memberikan produsen tertentu, ini kami beli (susunya), begitu, mungkin ada produsen yang berusaha supaya (produknya) laku, kemudian dijual di pasaran,” ujar dia.
Sementara itu, Nanik Sudaryati Deyang Wakil Kepala BGN saat ditemui di lokasi yang sama menegaskan pihaknya tidak pernah memproduksi susu dalam bentuk apapun, apalagi yang mengatasnamakan Program MBG.
“Kita MBG nggak pernah punya atau bikin susu, enggak, enggak pernah ada. BGN enggak pernah bikin susu, ya,” ujar Nanik.
Oleh karena itu, Nanik meminta agar masyarakat yang menemukan produk-produk susu atau lainnya di minimarket atau di manapun yang mengatasnamakan BGN maupun Program MBG, untuk segera melaporkan ke call center atau layanan pengaduan BGN di nomor 127.
Sebelumnya, warganet ramai memperbincangkan terkait produk “susu sekolah” yang diklaim khusus untuk program MBG diperjualbelikan di minimarket.
Warganet membagikan foto produk yang dijual di minimarket itu, meski tertera label “Susu Gratis Program MBG, tidak untuk diperjualbelikan”. Susu kemasan 125 ml itu terpantau dijual dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan atau Rp138.000 per dus. (ant/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
