Rabu, 28 Januari 2026

Keracunan Diduga karena MBG Terulang, Ratusan Siswa Cianjur Dirawat

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Prabowo Presiden meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN Kedung Jaya 1, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/2/2025). Foto: istimewa

Keracunan akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terulang. Pada Selasa (27/1/2026) kemarin, 180 siswa dari sejumlah sekolah di Cianjur, Jawa Barat diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG.

Para siswa tersebut harus menjalani perawatan di beberapa puskesmas setempat akibat keluhan kesehatan yang muncul setelah menyantap makanan program pemerintah itu.

Iyus Yusuf Camat Cikalongkulon mengatakan, mayoritas korban merupakan siswa sekolah dasar yang mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, muntah, dan diare setelah pulang ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Ratusan pelajar mulai mengalami gejala keracunan pada siang hingga sore hari, setelah mereka tiba di rumah. Keluhan yang muncul hampir sama, yakni pusing, mual, muntah, dan diare,” kata Iyus dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, dari total 180 siswa yang diduga keracunan, empat di antaranya harus dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami gejala cukup serius dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Hingga Selasa malam, jumlah siswa yang mendapatkan perawatan terus bertambah. Awalnya tercatat 107 orang, namun meningkat signifikan menjadi 180 siswa. Kondisi tersebut membuat Puskesmas Cijagang memaksimalkan sejumlah ruangan untuk penanganan korban.

“Para siswa berasal dari enam sekolah yang menerima MBG dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama. Setelah mengonsumsi makanan tersebut, mereka mengeluhkan gejala yang serupa,” ujarnya.

Selain ditangani di Puskesmas Cijagang, sebagian siswa juga mendapatkan perawatan di Puskesmas Cikalongkulon. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keterbatasan ruang perawatan sekaligus mempercepat penanganan agar kondisi siswa segera membaik.

Terkait penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut, pihak kecamatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Polsek Cikalongkulon masih melakukan penyelidikan. Petugas telah mengamankan sampel sisa makanan serta muntahan siswa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara, keracunan terjadi setelah siswa menyantap menu MBG berupa nasi, ayam, sayur sawi, dan buah semangka yang disediakan oleh unit SPPG Sukagalih,” kata Iyus. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 28 Januari 2026
26o
Kurs