Karhutla Arjuno-Welirang Masih Membara, Jarak Api ke Permukiman Hanya 2 Km
Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:33 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim waktu meninjau penanganan karhutla di posko kebakaran Tahura R. Soerjo, Hutan Cempaka, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/10/2026) malam. Foto: Humas Pemprov Jatim
Sementara itu berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jawa Timur baru turun hujan pada Bulan Desember hingga Februari 2027.
Analisa BMKG menyebut, sebanyak 68 dari 74 Zona Musim (ZOM) di Jawa Timur atau sekitar 90,6 persen wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember.
Faktor utama yang memicu mundurnya awal musim hujan dipengaruhi oleh menguatnya fenomena El Nino.
“Jadi apa yang tadi menjadi rekomendasi dari kepala balai Gakkum itu menjadi penting untuk dimitigasi bersama semuanya,” tuturnya.
Selain itu, Khofifah menyebut dampak kemarau panjang dan kondisi yang kering juga mempengaruhi upaya penanganan karhutla di Jatim.