Kamis, 15 Oktober 2026

Komoditas Perkebunan Unggulan Jatim Jadi Penggerak Perekonomian Daerah

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
(Dari kiri) Iswahyudi Plt Sekretaris Dinas Peternakan Jatim, Ujang Yusmeidi Sekretaris Dinas Perkebunan Jatim, dan Deny Kurniawan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, saat onair di Radio Suara Surabaya, Kamis (15/10/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Keberhasilan produksi tebu di Jatim, menurut Ujang tidak lepas dari peran daerah-daerah sentra utama. Wilayah Malang Raya tercatat sebagai sentra penghasil tebu terbesar yang konsisten menyokong volume produksi gula provinsi setiap tahunnya.

Adapun untuk menjaga konsistensi produktivitas lahan tebu, Dinas Perkebunan Jawa Timur saat ini sedang menerapkan program pemeliharaan tanaman secara berkala.

“Salah satu langkah teknis yang dijalankan adalah program bongkar ratoon yang wajib dilakukan setelah maksimal empat kali proses keprasan agar kualitas dan hasil panen tebu tidak menurun,” tambahnya.

Selain tebu, sektor perkebunan Jatim juga mengandalkan komoditas kopi dan kakao yang memiliki daya saing tinggi di pasar lokal maupun ekspor. Untuk komoditas kopi, Jawa Timur kaya akan varietas unggulan baik jenis Robusta maupun Arabika yang diminati pasar global.

Ujang mengungkapkan kalau saat ini Pemprov Jatim tidak hanya fokus pada peningkatan produksi di hulu, tapi juga mendorong secara masif proses hilirisasi hasil perkebunan guna meningkatkan nilai tambah produk di tingkat petani.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
34o
Kurs