Senin, 19 Oktober 2026

Korban Meninggal Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Tembus 787 Orang

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Asap membubung tinggi setelah ledakan di Teheran, Iran, Minggu (1/3/2026). Foto: Al Jazeera

Jumlah korban meninggal akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran terus bertambah. Palang Merah Iran melaporkan angka kematian kini mencapai 787 orang.

Dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari kantor berita Tasnim, Selasa (3/3/2026), Palang Merah Iran menyebut operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat pemboman.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban luka dalam rangkaian serangan tersebut.

Serangan skala besar oleh AS dan Israel terhadap sejumlah target di Iran dimulai sejak, Sabtu (28/2/2026). Dalam serangan itu, beberapa pejabat tinggi Iran dilaporkan meninggal, termasuk Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran serta sejumlah pejabat senior militer.

Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset dan pangkalan militer Amerika Serikat.

Eskalasi konflik ini memperbesar kekhawatiran akan meluasnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan korban sipil terus bertambah di tengah operasi militer yang masih berlangsung. (bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
28o
Kurs