Sabtu, 14 Maret 2026

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik saat Latihan Gabungan Korea Selatan-AS

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Korea Utara melakukan uji tembak sistem peluncur roket multi-laras kaliber besar di bawah pengawasan Kim Jong-un, di lokasi yang tidak ditentukan pada 27 Januari 2026. Foto: KCNA

Korea Utara dilaporkan menembakkan sekitar sepuluh rudal balistik ke arah Laut Timur pada Sabtu (14/3/2026) siang. Hal ini disampaikan Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Korea Selatan (JCS), di tengah latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat.

JCS mencatat peluncuran rudal berasal dari wilayah Sunan sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Ini menandai peluncuran rudal balistik ketiga Korea Utara sepanjang tahun ini.

“Rudal-rudal tersebut terbang sejauh sekitar 350 kilometer. Analisis lebih lanjut sedang dilakukan,” kata JCS. “Di bawah postur pertahanan gabungan Korea Selatan-AS yang kuat, militer kami terus memantau berbagai gerakan Korea Utara dan siap merespons setiap provokasi dengan kemampuan yang unggul.”

Dilansir dari Yonhap, peluncuran terbaru ini terjadi bersamaan dengan dimulainya latihan militer tahunan Freedom Shield oleh Korea Selatan dan AS pada Senin lalu, yang dijadwalkan berlangsung selama sebelas hari.

Latihan ini secara rutin dikritik Pyongyang, yang menilai kegiatan tersebut sebagai simulasi invasi, meski Seoul dan Washington menegaskan bahwa latihan bersifat defensif.

Awal pekan ini, Kim Yo-jong, adik perempuan Kim Jong-un pemimpin Korea Utara yang memiliki pengaruh besar, mengutuk latihan gabungan tersebut dan memperingatkan “konsekuensi yang sangat mengerikan.”

Dalam beberapa pekan terakhir, Korea Utara juga menembakkan rudal jelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon.

Pemimpin Korea Utara menekankan perlunya mempertahankan dan memperluas “deterrent nuklir yang kuat dan andal,” menurut media resmi Pyongyang.

Peluncuran rudal ini terjadi setelah Kim Min-seok Perdana Menteri Korea Selatan menyebut Donald Trump Presiden AS tetap membuka kemungkinan dilanjutkannya dialog dengan pemimpin Korea Utara, meski waktu pertemuan masih belum ditentukan.

Hal ini memicu spekulasi mengenai potensi pertemuan antara Trump dan Kim saat kunjungan Trump ke China untuk pertemuan dengan Xi Jinping, yang dijadwalkan antara akhir Maret hingga awal April.

Korea Utara terakhir menembakkan beberapa rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur pada 27 Januari lalu, yang diklaim sebagai uji sistem peluncur roket multi-kaliber terbaru. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 14 Maret 2026
27o
Kurs