Korlantas Polri siapkan langkah antisipasi antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), selama arus mudik Lebaran 2026.
Brigjen Pol. Faizal Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri mengatakan, antisipasi itu bertujuan supaya antrean tidak sampai menganggu lalu lintas mudik.
“Terkait masalah antrean di SPBU tentunya kami sudah antisipasi. Artinya, kalau misalnya ada antrian itu tidak mengganggu pengguna jalan yang lainnya,” ujar Faizal di Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (15/3/2026) dini hari.
Lebih lanjut, Brigjen Faizal menyatakan stok BBM selama masa mudik Lebaran 2026 aman.
“Antrean mungkin hanya sesaat saja, dan tidak terdampak masalah kelangkaan BBM,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemerintah menjamin keamanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) jelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pernyataan itu disampaikan Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Bahlil melaporkan, cadangan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) RON 90 mencapai 24,39 hari, melampaui batas minimal yang ditetapkan. Kemudian Jenis BBM Umum (JBU) RON 92 cadangan mencapai 28 hari dan RON 98 mencapai 31 hari.
Sementara untuk solar subsidi, kapasitas cadangan mencapai 16,41 hari, solar CN 53 mencapai 46 hari, dan Avtur 38 hari.(lea/bil/rid)
NOW ON AIR SSFM 100
