Rabu, 18 Februari 2026

KPK Harap Nasaruddin Umar Jelaskan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Nasaruddin Umar Menteri Agama (Menag) dalam International Conference on Indonesia Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Rabu (26/11/2025). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Setyo Budiyanto Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Nasaruddin Umar Menteri Agama (Menag) datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, menjelaskan dugaan gratifikasi atas pemberian fasilitas bepergian menggunakan jet pribadi dari Oesman Sapta Odang (OSO) Ketua Umum Partai Hanura.

“Di sana (Kedeputian Pencegahan dan Monitoring), ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar,” kata Setyo seperti dilansir Antara, Rabu (18/2/2026).

Katanya KPK akan bersyukur, kalau Menag bisa datang dan memberikan klarifikasi tanpa perlu dipanggil.

“Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, dan tanpa harus dipanggil,” ujarnya di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Setelahnya, baru KPK bisa merespons dari hasil analisa atau telaah dugaan gratifikasi tersebut.

Pada 16 Februari 2026, media sosial X diramaikan isu kunjungan Menteri Agama dengan menggunakan jet pribadi. Di hari yang sama, Thobib Al Asyhar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag menjelaskan, Menag menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026.

Jet pribadi tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang. Alasan penggunaan jet tersebut adalah efisiensi waktu.

“Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat,” ujar Thobib. (ant/lea/ham/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 18 Februari 2026
26o
Kurs