Kurniasih Mufidayati Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat penyelesaian pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang masih tertunda bagi sebagian guru.
Dia mengapresiasi berbagai upaya Kemendikdasmen dalam memperbaiki tata kelola kesejahteraan guru. Namun, persoalan keterlambatan pembayaran TPG perlu menjadi evaluasi dan segera dituntaskan agar para guru memperoleh kepastian atas haknya.
“Kami memahami bahwa penyaluran TPG memerlukan proses administrasi dan validasi data. Namun, bagi guru yang telah memenuhi persyaratan, hak tersebut tentu harus segera dibayarkan. Guru membutuhkan kepastian setidaknya dalam hal informasi timeline pembayaran TPG,” ujar Kurniasih dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, penyelesaian TPG bukan semata persoalan administratif, tetapi juga menyangkut penghargaan terhadap profesionalitas dan pengabdian guru.
Karena itu, koordinasi para pihak berwenang dan satuan pendidikan perlu diperkuat untuk mengatasi berbagai kendala penyaluran.
Lebih lanjut, Ketua DPP PKS Bidang Pendidikan dan Kesehatan itu mengingatkan urgensi penyediaan informasi yang mudah diakses mengenai status penyaluran TPG, termasuk kendala yang dihadapi dan langkah penyelesaiannya.
Dengan demikian, guru bisa mengetahui perkembangan pembayaran tunjangan mereka tanpa harus menghadapi ketidakpastian yang berkepanjangan.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan kita. Memastikan hak-hak mereka terpenuhi secara tepat waktu merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan guru sekaligus kualitas pendidikan nasional,” pungkas Kurniasih.
Sekadar informasi, ada ketersendatan dalam proses pembayaran TPG yang dijanjikan Pemerintah ditransfer tiap bulan ke rekening guru.
Padahal, Prabowo Subianto Presiden pada Maret 2025 meluncurkan mekanisme baru tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru.
Mekanisme itu bertujuan untuk mempermudah birokrasi pembayaran TPG yang tadinya per tiga bulan. Sehingga, tidak ada lagi keterlambatan.(rid/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

