Minggu, 22 Februari 2026

Lazisnu Jatim Mulai Dirikan Dapur Umum ke Empat Titik di Aceh Tamiang

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Berbagai bantuan bahan pokok yang terkumpul di Dayah Perbatasan Manarul Islam sebuah sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh dimasukkan ke dalam truk sebelum didistribusikan ke berbagai titik, Minggu (22/2/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mulai mendistribusikan berbagai bahan pokok untuk mendirikan dapur umum di empat titik Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Minggu (22/2/2026).

Berbagai bantuan bahan pokok tersebut dipusatkan di sebuah sekolah Dayah Perbatasan Manarul Islam, Kabupaten Aceh Tamiang sebelum didistribusikan.

Ahmad Syaiful Tim Dapur Umum Lazisnu Jatim mengatakan titik dapur umum rencananya didirikan di Desa Kota Lintang Bawah, Desa Banai, Desa Menanggini dan di wilayah Aceh Timur.

“Kegiatan dropping logistik khususnya di empat titik lokasi dapur umum umum. Untuk persiapan Ramadan untuk buka bersama dan untuk sahur,” kata Syaiful.

Syaiful menyebut stok logistik bahan pokok diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan dapur umum hingga empat hari ke depan.

Kemudian untuk mencukupi operasional sampai akhir Ramadan, nantinya Lazisnu Jatim akan melakukan penganggaran sesuai kebutuhan dapur umum.

“Dan itu sudah kami rapatkan jauh-jauh hari dan kita sepakati bersama,” jelasnya.

Pada Bulan Ramadan ini, Lazisnu Jatim akan berupaya mendistribusikan pembagian paket berupa pakaian layak untuk kebutuhan masyarakat saat Hari Raya Idulfitri.

“Nanti juga ada pembagian paket-paket yaitu berupa paket ada pakaian, ada keperluan untuk Ramadan dan untuk Hari Raya,” katanya.

Selain mendirikan dapur umum, Lazisnu Jatim telah menjalankan berbagai program seperti pembangunan balai dan sanitasi kepada korban terdampak bencana di Aceh Tamiang.

Berikut rincian bantuan untuk pendirian dapur umum di Aceh Tamiang:

  • Mie instan: 60 dus
    * Didistribusikan ke 4 lokasi
    * Masing-masing menerima sekitar 15 dus
  • Kompor 2 tungku: 3 unit
    * Didistribusikan masing-masing 1 unit
    * Masih kurang 1 unit untuk wilayah Aceh Timur
  • Kompor jos 1 tungku: 8 unit
    * 2 unit untuk Banai dan Lintang Bawah
    * 2 unit untuk Menanggini
    * 2 unit untuk Aceh Timur
  • Blender: 3 unit
    * Didistribusikan masing-masing 1 unit
    * Masih kurang 1 unit untuk Aceh Timur
  • Beras 25 kg: 12 sak
    * 3 sak untuk Banai
    * 3 sak untuk Kota Lintang
    * 3 sak untuk Menanggini
  • Rice cooker: 1 unit
    * Disalurkan ke Banai
  • Beras 5 kg: 22 sak
    * 6 sak untuk Banai
    * 6 sak untuk Menanggini
    * 5 sak untuk Kota Lintang
    * 5 sak untuk Aceh Timur
  • Minyak goreng: 9 dus
    * 3 dus untuk Banai
    * 3 dus untuk Kota Lintang
    * 3 dus untuk Menanggini
    * Masih kurang 3 dus untuk Aceh Timur
  • Sasa (bumbu penyedap): 3 dus
    * Didistribusikan masing-masing 1 dus
    * Masih kurang untuk Aceh Timur
  • Garam: 5 dus
    * 2 dus untuk Banai
    * 2 dus untuk Kota Lintang
    * 1 dus untuk Menanggini
    * Masih kurang untuk Aceh Timur

Untuk diketahui, Kondisi Aceh Tamiang saat ini masih dalam tahap pemulihan intensif pascaditerjang banjir bandang besar pada akhir November 2025. Bencana itu melumpuhkan 12 kecamatan di Aceh Tamiang dan menyebabkan kerusakan sekitar 58.000 bangunan. (wld/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 22 Februari 2026
26o
Kurs