Senin, 23 Februari 2026

Lebih dari 100 Warga Palestina Ditahan Israel Sejak Awal Ramadan 2026

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Seorang warga Palestina ditahan rezim Zionis Israel. Foto: Anadolu

Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Palestina melaporkan, lebih dari 100 warga Tepi Barat Palestina ditahan oleh rezim Zionis Israel sejak awal Bulan Ramadan.

Dalam pernyataan Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) pada Minggu (22/2/2026) waktu setempat, dijelaskan bahwa penangkapan tersebut terjadi selama Zionis menyerbu kota-kota di Tepi Barat, termasuk al-Quds sejak 18 Februari 2026.

Melansir dari Antara, para tahanan itu termasuk anak-anak, perempuan, dan mereka yang pernah ditahan. Penangkapan tersebut ditandai dengan luka pukulan parah, tindakan terorisme yang terorganisir terhadap para tahanan dan keluarganya, bersama dengan sabotase dan penghancuran rumah warga secara luas serta penyitaan kendaraan, uang, dan perhiasan emas.

Saat ini, lebih dari 9.300 warga Palestina, termasuk 350 anak dan 66 perempuan, ditahan di penjara Israel.

Banyak di antara warga Palestina itu ditangkap tanpa dakwaan atau proses persidangan dan bahkan penahanan administratif, yakni kebijakan yang memungkinkan rezim Zionis menahan warga Palestina tanpa batas waktu.

Kelompok-kelompok HAM Palestina dan internasional kerap melaporkan bahwa para tahanan Palestina mengalami penyiksaan, kelaparan, dan dibiarkan tanpa perawatan medis yang mengakibatkan sejumlah besar kematian di penjara Israel.

Rezim Israel terus melakukan penindasan dan penggerebekan di Tepi Barat yang diduduki sejak berlangsungnya perang genosida terhadap Jalur Gaza yang terkepung pada 2023. (ant/ily/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 23 Februari 2026
25o
Kurs