Jumat, 20 Maret 2026

Maling Kotak Amal Tertangkap di Tanggulangin, Tak Dihajar karena Warga Puasa

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pria diduga maling kotak amal di Kalidawir, Kecamatan Tangguangin, Sidoarjo ditangkap dan diikat warga setempat usai aksinya ketahuan, Jumat (20/3/2026). Foto: Ahmad Musa via WA SS

Seorang pria diduga maling kotak amal berhasil diamankan warga saat beraksi di sebuah musala di Desa Kalidawir RT 12, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jumat (20/3/2026). Beruntung pelaku tidak menjadi sasaran amuk massa, karena warga tengah menjalankan ibadah puasa.

Ahmad Musa salah satu pendengar Radio Suara Surabaya mengatakan, penangkapan terduga maling kotak amal itu jadi titik terang, setelah sebelumnya musala tersebut tercatat sudah empat kali kemalingan kotak amal.

Musa yang juga warga setempat mengatakan, aksi pelaku terungkap saat seorang anak perempuan inisial I di lingkungan setempat melihat seorang pria tak dikenal yang mondar-mandir di sekitar musala saat waktu salat Jumat, tepatnya ketika mayoritas warga laki-laki sedang beribadah di masjid.

“Ada anak perempuan curiga, kenapa dia (pelaku) kok mondar-mandir? Kemudian diintip sama I itu. Dia (pelaku) masuk ke musala, ngambil kotak amal dan uangnya dimasukkan ke dalam tas selempang,” kata Musa saat on air di Radio Suara Surabaya Jumat siang.

Melihat hal itu, ia kemudian memanggil ayahnya yang belum berangkat salat Jumat. “Dipanggilkan ayahnya, akhirnya dengan cekatan ditangkap,” jelasnya.

Meski sempat terjadi ketegangan, pelaku tetap diamankan dalam kondisi terikat agar tidak melarikan diri. Menurut Musa, pelaku diperkirakan berusia 26 hingga 27 tahun dan mengaku berasal dari Pasuruan.

“Alhamdulillah enggak sampai dimassa sama warga karena mungkin kita-kita lagi puasa. Jadi enggak terlalu beringas istilahnya seperti itu, melihat kejadian seperti itu,” ujarnya.

Saat ditangkap, ia tidak membawa identitas diri. Tapi dari dalam tasnya, ditemukan uang dalam jumlah cukup banyak, sehingga diduga telah beraksi di sejumlah musala atau masjid lain.

Warga kemudian berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengamankan pelaku dari kerumunan yang mulai berdatangan usai salat Jumat. Pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Tanggulangin untuk proses hukum lebih lanjut.

“Saran saya, setiap hari saja dilakukan pengambilan uang kotak amal tadi, terutama di jam-jam kosong seperti jam istirahat atau saat salat Jumat. Untuk warga yang mudik, titip-titip ke tetangga itu penting, atau pasang CCTV agar bisa dipantau dari jauh,” pungkasnya. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 20 Maret 2026
29o
Kurs