Penanganan kebakaran di pabrik PT Yale Woodpellet Indonesia, Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan pada, Jumat (25/9/2026) siang kemarin, diperkirakan butuh waktu sekitar tiga hari.
Meski kobaran api dilaporkan telah padam Jumat malam, petugas masih harus melakukan pembasahan karena material yang terbakar berupa serbuk kayu dan pelet kayu (wood pellet).
“Estimasi damkar (pemadaman kebakaran) selesai sekitar tiga hari karena yang terbakar serbuk kayu dan woodpellet,” kata Lukito Saksono HRD PT Inkatama Group dalam pesan tertulis kepada Radio Suara Surabaya, Jumat malam.
Sebelumnya, kebakaran pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Mantup KM 16, Lamongan itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal Lukito, api telah meluas hingga ke gedung kantor sehingga petugas berupaya mencegah kebakaran semakin merambat saat awal penanganan.
Menurut Lukito, awalnya, kebakaran melanda area seluas sekitar dua hektare. Api menjangkau sekitar delapan hingga sembilan bangunan gudang yang menyimpan bahan baku berupa kayu dan palet, serta merambat ke gedung kantor.
Proses pemadaman pun menghadapi sejumlah kendala. Angin kencang membuat api cepat membesar, sementara ketersediaan sumber air di sekitar lokasi terbatas akibat musim kemarau.
“Iya, anginnya besar juga. Jadi (kendala) timnya (pemadaman) jadi cukup besar karena anginnya besar ini,” jelasnya sat on air di Radio Suara Surabaya, Jumat siang.
Pemadaman dilakukan lebih dari empat unit mobil pemadam kebakaran, dibantu tambahan armada tambahan dari Gresik, Mojokerto, dan Tuban.
Lukito mengatakan, seluruh petugas masih berupaya melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi api agar kebakaran tidak semakin meluas ke bangunan lainnya. Belum ada keterangan soal penyebab pasti kebakaran tersebut. Hingga update terakhir Jumat pukul 22.00 WIB, proses pembasahan masih berlangsung. (bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

