Rabu, 4 Maret 2026

Pemerintah Siap Evakuasi Belasan WNI dari Teheran via Azerbaijan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Sugiono Menteri Luar Negeri (Menlu) memberi keterangan di Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Foto: Antara

Pemerintah menyampaikan, sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Teheran, Iran siap dievakuasi di tengah ketegangan politik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Menurut Sugiono Menteri Luar Negeri (Menlu), ke-15 WNI tersebut rencananya akan di evakuasi melalui perjalanan darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan.

“Sedang diatur kapan (evakuasi dilaksanakan) karena ruang udara juga sedang ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan,” kata Sugiono yang dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026) malam.

Ia mengatakan, Kemlu RI bersama Kedutaan Besar RI di Iran akan mengatur waktu sebelum evakuasi WNI dilakukan. Persiapan logistik dan kondisi kesehatan setiap WNI sangat dipertimbangkan, mengingat lamanya waktu tempuh yang diperlukan.

Sugiono mengungkapkan, sebanyak 15 WNI tersebut telah mengajukan permohonan untuk segera dievakuasi. Sementara itu, WNI yang berada di negara Teluk lainnya atau Gulf Cooperation Counci (GCC), seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Zatar, Bahrain dan Oman tidak meminta dievakuasi.

“Yang minta evakuasi, kita evakuasi. Kan tidak mungkin orang yang tidak mau dipindahkan, kita pindahkan. Di GCC aja Qatar ada 27 ribu orang, kalau minta dievakuasi, kita mau evakuasi. Di Qatar, di UAE, di Bahrain, belum ada yang mau dievakuasi. Ini 15 (WNI) yang udah menyatakan kesediaan,” tegasnya

Dengan itu, Sugiono telah meminta Rolliansyah Soemirat Duta Besar RI untuk Iran agar segera mengambil langkah evakuasi bagi 15 WNI yang terdaftar.

“Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi,” terangnya.

Mengingat eskalasi politik yang terus menunjukkan peningkatan, Sugiono menyebut pihaknya terus memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut.

Ia turut mengatakan bahwa Prabowo Subianto Presiden RI juga mengeaskan keharusan Indonesia untuk siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi menyusul imbas konflik tersebut. (ant/mar/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 4 Maret 2026
27o
Kurs