Kamis, 9 April 2026

Pemkot Surabaya Akan Tambah 3 PAUD Negeri Baru

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Rini Indriyani Bunda PAUD Kota Surabaya saat wawancara dengan media, Sabtu (17/6/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menambah 3 pendidikan anak usia dini (PAUD) negeri baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Rini Indriyani Bunda PAUD Kota Surabaya menyebut, keputusan itu setekah pemetaan aset milik pemkot.

Tujuannya, memastikan tidak ada anak Surabaya yang tertinggal akses pendidikan dasar.

“Sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, kami didukung Pemkot Surabaya bergerak cepat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dengan melakukan pemetaan aset untuk difungsikan sebagai PAUD negeri,” ujar Bunda Rini, Kamis (9/4/2026).

“InsyaAllah operasional penambahan PAUD negeri akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan tidak ada anak Surabaya yang tertinggal,” imbuhnya.

Tiga lokasi yang disiapkan pada tahun 2026 terdiri dari Pasar Nambangan dengan layanan Kelompok Bermain (KB) berkapasitas 12 murid. Lalu SDN Sidotopo 4 dengan layanan satu atap mencakup TK (15 murid), KB (12 murid), dan Taman Penitipan Anak (TPA) berkapasitas 10 murid. Ketiga, Rumah Anak Prestasi (RAP) Sonokwijenan dengan layanan TK berkapasitas 15 murid.

Saat ini jumlah peserta didik PAUD di Kota Pahlawan telah menembus 100 ribu anak.

“Secara administratif, jangkauan kami sudah sangat luas, namun kami menargetkan 0% anak usia PAUD yang tidak terlayani,” jelasnya.

Ia memastikan, bersama Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan, terus melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan seluruh anak usia PAUD terdata dan terlayani dalam lembaga pendidikan.

“Verifikasi lapangan terus dilakukan untuk mendukung upaya zero PAUD drop out,” imbuhnya.

“Kami juga memastikan kualitas layanan di lembaga negeri maupun swasta, baik itu TK, KB, maupun PPT/SPS tetap setara memberikan pelayanan yang terbaik melalui standarisasi kualitas pelayanan minimal pendidikan dari Dinas Pendidikan,” paparnya.

Pemkot Surabaya mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk beasiswa PAUD yang diberikan kepada 7.000 anak pada tahun 2026. Selain itu, sebanyak 8.000 pendidik PAUD menerima dukungan jasa pelayanan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan guru.

“Pemerintah kota tidak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga investasi manusia. Tahun ini, beasiswa diberikan kepada 7.000 anak PAUD,” kata Bunda Rini.

“Kami ingin memastikan lebih dari 100 ribu anak usia PAUD di Surabaya saat ini tetap terlayani, dan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan prasekolah,” tutupnya. (lta/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 9 April 2026
32o
Kurs