Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperluas bantuan operasional pendidikan daerah (BOPDA) untuk pondok pesantren mulai 2027.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta Dinas Pendidikan mencocokkan data pokok pendidikan (dapodik) lulusan SD dengan siswa SMP.
“Kalau berkurang, ada di mana? Maka ada di pondok (pesantren) mungkin. Maka kalau mereka itu masuk dalam hak orang yang (harus dibantu) maka BOPDA-nya harus tetap diberikan,” bebernya dikutip Rabu (30/9/2026).
Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menambahkan, sedang menghitung jumlah anak yang bersekolah di pondok pesantren.
“Kita lagi melakukan proses perhitungan itu. Mudah-mudahan yang rampung kita bisa lakukan,” ungkapnya.
Dengan catatan, BOPDA hanya akan diberikan untuk pondok pesantren yang lokasinya di Surabaya.
Setelah penghitungan, jumlah siswa di ponpes akan diusulkan untuk disesuaikan besaran anggaran yang diperlukan.
Rencananya akan dijalankan 2027, namun masih dalam tahap pembahasan.
“InsyaAllah (tahun 2027),” imbuhnya. (lta/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

