Lilik mengatakan, Pemkot Surabaya telah menjalankan sejumlah program untuk memperkuat penerapan nilai Pancasila di tengah masyarakat, salah satunya melalui Kampung Pancasila.
Menurutnya, program itu tidak berhenti pada simbol atau slogan, tetapi mendorong nilai-nilai Pancasila hadir dalam berbagai aktivitas warga di lingkungan masing-masing.
“Dalam pelaksanaannya, Pancasila memberikan warna kepada kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat melalui Kampung Pancasila,” jelasnya.
Lilik menyebut pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Inovasi Kampung Pancasila juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemkot Surabaya meraih peringkat pertama kategori kota dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026, yang menurut Lilik salah satunya berkaitan dengan inovasi tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

